Etika Pemberi Informasi Affiliate Program

Beberapa hari yang lalu saat sedang 'ngeronda malam' di blog milik mas benny, salah satu sobat blogging businessman, saya menemukan sebuah artikel affiliate marketing yang menarik tentang “penyebab kegagalan seorang affiliate marketer”....Secara tidak sengaja saya mendapatkan ide untuk menuliskan artikel ini, yaitu mengapa 90% affiliate marketer gagal menjual produk mereka. Apakah ada yang salah dalam menerapkan strategi pemasaran atau salah orang yang pertamakali mereferensikan produk affiliate tersebut ?

Pada dasarnya dalam bisnis akan selalu ada penjual dan pembeli, tapi diluar semua itu ada suatu falsafah yang harus kita junjung tinggi dalam bisnis yaitu ETIKA. Seorang penjual atau pemberi informasi produk affiliate harus menjunjung tinggi etika dalam bisnis internet, karena tidak semua pembeli mengetahui dengan pasti produk yang mereka beli. Maka itu sudah merupakan tugas seorang affiliate untuk bisa memberikan yang terbaik bagi mereka.

Berikut beberapa etika yang harus dipegang teguh oleh pemberi informasi dalam affiliate marketing :

1. Berilah Informasi Produk Yang Mempunyai Manfaat.
Seorang pemberi informasi dalam program affiliate haruslah mengetahui segala sesuatu tentang produk yang ia pasarkan, contohnya manfaat produk, profile penciptanya, dsb. Lebih baik lagi jika seorang marketer memasarkan produk yang sudah memberikan mafaat bagi dirinya.

2. Posisikanlah Sebagai Pemberi Informasi Bukan Penjual Informasi.
Meskipun tujuan utama seorang marketer adalah menjual informasi, tapi bukan berarti pembeli harus selalu mengeluarkan uang terlebih dulu untuk mendapatkan informasi yang berhubungan dengan produk tersebut. Paling tidak berikan jawaban yang bisa memberikan kepuasan sebelum mereka membeli, dengan catatan harus tetap selektif.

3. Berilah Informasi Secara Legal.
Akhir-akhir ini sering sekali saya melihat marketer “kreatif” yang memberikan produk informasi milik orang lain secara cuma-cuma tanpa seizing penciptanya. Ini merupakan pelanggaran berat hak cipta…Bagaimana perasaan anda jika sudah cape-cape menciptakan sebuah produk untuk dipasarkan, tiba-tiba ada orang yang menyebarkan produk tersebut secara gratis. Maka itu don’t try this at your PC :-)

4. Berkata Jujur.
Dalam dunia marketing selalu ada batasan antara berkata bohong dan berkata dengan bahasa penjualan, seorang yang berbohong bisa mengatakan “ia sudah menghasilkan jutaan rupiah dari suatu produk”, meskipun ia belum menghasilkan apa-apa. Tapi seorang marketing bisa mengatakan “banyak orang sudah menghasilkan jutaan dari produk tersebut”, meskipun ia belum menghasilkan apa-apa (dengan catatan bisa mempertanggungjawabkan ucapannya). Intinya pemilihan obyek yang tepat bisa memperkuat posisi tawar.
O iya, pembahasan mengenai bahasa penjualan pernah diulas oleh sobat saya wawan purnama :-)

Bagaimana sobat affiliater apakah anda masih tetap memegang teguh kode etik diatas, ingat...meskipun kita belum berhasil melakukan closing penjualan bukan berarti harus melampiaskan kekesalan dengan melanggar kode etik yang berlaku. Satu pertanyaan dari saya, apakah dengan melanggar ketentuan yang berlaku akan berhasil mengembangkan bisnis yang sedang kita geluti.., Mungkin bisa berhasil untuk mendapatkan pembeli, tapi bagaimana untuk mengembangkan ?

Saya ricky, terimakasih dan sampai jumpa pada artikel selanjutnya.









Note : terimakasih kepada mas benny dan mas wawan punama atas link yang sudah melengkapi artikel ini.

Comments :

34 komentar to “Etika Pemberi Informasi Affiliate Program”

TITIK mengatakan...
on 

wah bagus sekali dik ricky ...artikelnya enak dibaca dan bersahabat banget,.. iya jangan langgar kode etik dong....wah benar juga ga boleh dong kasih gratis namun ciptaan pihak lain tanpa seijin .. namanya pencurian...
Salam Sukses selalu

Umar Puja Kesuma mengatakan...
on 

Semakin menarik dan profesional tampilannya. Sukses ya, Mas!

Yaa...walaupun tidak ada tata tertib khusus yang tersurat dalam praktik bisnis OL khususnya affiliate program, bukan lantas semau gue alias menghalalkan segala cara untuk mencapai satu tujuan.
Ingat! kesuksesan yang dirajut dari sederet keculasan hanya bersifat temporer, tidak berkah, dan ujung-ujungnya menyeret pada kehancuran.

Salam Istimewa!

Ricky mengatakan...
on 

@Titik: betul, meskipun pemilik produk online sulit untuk mengatasi kejahatan sepeti itu, tapi bukan berarti para scamer bisa seenaknya berbuat kejahatan semacam itu. Sama saja merusak dunia internet marketing diindonesia tho...

@Umar P.K: komentar yang sangat bijak mas, sangat wajar kalo banyak teman-teman menganggap mas umar sebagai "guru bisnis" :)

Keep spirit

Ricky
Blog Business Man

habibie reza mengatakan...
on 

Berkata jujur Mas, harus diutamakan. Itu pula yang dicontohkan Rasulullah Muhammad SAW seperti yang baru saja diulasi di blog Mas Arief Maulana.
Senantiasa mendasarkan diri pada kejujuran, :)

Fadly Muin mengatakan...
on 

Saya tertarik dengan poin nomor 2.
Posisikanlah Sebagai Pemberi Informasi Bukan Penjual Informasi.

yang bikin saya gergetan kalau affiliate berbicara seakan-akan itu produk dia. bukan sebagai pemberi informasi.

inspiratif mas..

angga chen mengatakan...
on 

kalo menurut saya orang orang yg belum berhasil menjual..memang belum rezeki kali..he..he..thanks

Blog Motivasi Arief mengatakan...
on 

Saya mau share sedikit pengalaman yg akhirnya bisa membuat saya mendapatkan multiple income dari multiple selling.

Ketika ada pemesan produk informasi (kebetulan saya pegang banyak dan saling melengkapi satu sama lain), biasanya saya tanya. Mereka oengen berbisnis seperti apa.

Boleh jadi produk yg dipesan tidak sesuai. Bila sudah ngga pas, tidak saya push untuk membeli yg dipesan sebelumnya. Namun, saya arahkan ke produk yg lebih pas, walau itu memotong komisi saya (karena harga lebih murah). Dan saya katakan kelebihan serta kekurangannya (no product's perfect).

Efeknya :
1. Dia beli produk lewat saya
2. Kalau pun ngga beli, suatu saat konsultasinya ke saya dan ujung2nya beli lewat link saya.
3. Ketika sudah beli, komunikasi jalan terus dan silaturahmi tidak terputus. Akibatnya, ketika saya tawarkan satu konsep produk baru, mereka belive and membeli kembali.

Salam Sukses,'Nice post

Ricky mengatakan...
on 

@Habibie Reza: setuju mas kejujuran merupakan syarat yang tidak bisa ditawar lagi, sayapun sudah membaca pada blog mas arief.

@Fadly Muin: ada tho affiliate yang berbuat seperti itu, ada-ada saja ya mas.

@Angga chen: Kalo dari sisi spiritual memang bisa dikatakan seperti itu mas, tapi kalo dari sisi bisnis mungkin bisa dikatakan usahanya belum maksimal ya..dua-duanya benar lho..hehe

@Arief Maulana: Terima kasih telah berbagi pengalaman mas, semoga bisa menambah ilmu bagi saya dan kawan-kawan disini.

Keep Spirit

Ricky
Business Man

mr-mung mengatakan...
on 

met sore... tampilan baru apa ya..? selamat dan keren abiz.... duitnya itu lho... yang berterbangan...

Benny mengatakan...
on 

wah telat nich comment nya, hampir gak kebagian.. hehe

saya semuanya setuju dengan pemaparan mas ricky mengenai topic etika menjual informasi.

Jika boleh menambahkan sedikit yaitu tentang persaingan bisnis yang sehat dimana jangan sampai menjatuhkan bisnis/ produk orang lain dikarenakan produk kita kalah bersaing,. mungkin hal ini mas Ricky bisa nambahin penjelasannya atau membuat artikel khusus tentang persaingan bisnis yang sehat baik dari cara promosi maupun tentang kwaliatas produk..?

Oya, makasih juga ya mas linknya..!

negeri hijau mengatakan...
on 

memang bisnis afiliasi sedang naik daun saat ini, hanya saja kadang-kadang menjengkelkan.

namanya juga usaha

Ricky mengatakan...
on 

@Mr.mung: hehe..iya nih mister, duitnya pada ketiup angin :-)

@Benny: Sebelumnya sudah pernah saya singgung sedikit disini, tapi terimakasih atas masukannya. Insyaallah kedepan akan coba saya lengkapi mas.

@Negeri hijau: Sepertinya yang menjengkelkan bukan bisnis afiliasi saja mas..hehe..tapi yang penting kita mau terus usaha tho :-)
Terimakasih Sudah berkunjung.

Keep Spirit

Ricky
Business Man

T. Wahyudi mengatakan...
on 

niche posting mas.. mantap deh..

Sumartono mengatakan...
on 

Tidak hanya dalam bisnis online Mas Ricky, 4 point tersebut di atas juga bisa diterapkan dalam bisnis konvensional. Yang kebetulan saat ini saya menggeluti dua-duanya, walaupun masih dalam tahap belajar.

mashengky mengatakan...
on 

satu lagi mas.. affiliate harus belajar juga ttg produk yg dijualnya, supaya bisa menjelaskan ke konsumen ketika dia ditanya calon pembeli..

yg rajin belajar tentu cepat pintar dan dipercaya orang atas pengetahuannya..

Ricky mengatakan...
on 

@T.wahyudi: Terimakasih mas wahyudi.

@Sumartono: Betul mas, saya setuju. Terimakasih telah berbagi.

@Mas Hengky: Terimakasih masukannya mas hengky. Ini dapat dikategorikan bersifat teknis tapi juga bisa dimasukan etika , karena berpotensi merusak citra sebuah produk.
Tumben komentarnya ga bikin penasaran mas hehehe...

Terimakasih sudah berkunjung
Keep Spirit

Ricky
Business Man

Ahmad mengatakan...
on 

Sayangnya banyak pebisnis disekitar qt yg tidak memegang teguh etika di atas. Padahal ini adalah kunci untuk menciptakan iklim bisnis yg sehat. Semoga mereka membaca artikel ini

Obrolan lepas mengatakan...
on 

eeww,, artikel yang mantap Pak, salam sukses dari saya,

Adi Wardana mengatakan...
on 

berbisnis Dengan hati, sperti pedoman aa gym dalam bukunya.

berbisnis menggunakan etika kadang kala akan menemui hambatan, tapi percayalah kalu nanti pasti akan membuahkan hasil yang BESAR.

Belajar Affiliate Marketing

Ricky mengatakan...
on 

@Ahmad: Yap, sebagian dari mereka hanya berpikir bagaimana meningkatkan omzet penjualan, sehingga terkadang lupa untuk memperhatikan sikap yang benar.

@Rizal: eeww...terimakasih pak, sukses untuk anda juga :)

@Adi wardana: KESABARAN, mungkin itu kata kunci yang harus kita pegang.

Terimakasih sudah berkunjung
Keep Spirit

Ricky
Business Man

Ardy Pratama mengatakan...
on 

Kejujuran dalam bisnis internet sangat diutamakan. Karena dnegan bgtu kita bisa mendapat knsumen yg loyal terhadap kita. Buat para affiliate berpromosi sesuai etika. Sya masih banyak menemukan email-email gak jlas masuk ke inbox email saya.

Saya, sya hrap jga Anda, biasanya bertndak tegas. Karena sudah melewati kode etik jadi saya catat id referralnya kemudian saya laoprkan kepada admin web bisnis yg dipromosikan. Selalu jaga kode etik dalam berbisnis. Salam :)

Ricky mengatakan...
on 

@Ardy Pratama: sepakat mas, jangan pernah kasih toleransi bagi para affiliate nakal. Tindakan tegas seperti itu adalah ganjaran yang setimpal.
Terimakasih sudah berkunjung

Ricky
Business Man

zams mengatakan...
on 

thanks infonya mas ricky..berbisnis memang harus jujur biar langgeng. setelah itu baru masalh teknis yang lain.

Ricky mengatakan...
on 

@zams : 100 % setuju. Terimakasih sudah berkunjung mas :)

Elsa Sakina mengatakan...
on 

Poin ke-2, menjadi pemberi informasi, bukan penjual informasi, meurut saya adalah poin yang paling penting. Kalau kita sudah memberi value pada orang lain, maka mereka akan percaya pada kita, dan mereka tak akan enggan merogoh kocek untuk membeli produknya...hehe

Salam kenal ya mas Ricky, terimakasih telah mengunjungi blog saya :)

nasrun mengatakan...
on 

sangat setuju...emang terkadang ada beberapa oknum yang sengaja menyembunyikan 'sesuatu' dengan maksud untuk diikuti atau dengan mksud tertentu lainnya..
Salut buat orang2 yang jujur.
thanks infonya mas sukses selalu


Hot Affiliate Programs

Ricky mengatakan...
on 

@Elsa sakina: Betul mba elsa, analogi yang baik sekali.Seperti yang pernah dikatakan Pak Tung banyak memberi banyak menerima.
terimakasih juga sudah berkunjung balik bu :)

@Nasrun: 'sesuatu' itu maksudnya apa ya mas?, tapi terimakasih ya atas masukannya..sukses buat mas nasrun

Keep Visit

Ricky
Businessman

Untaian Hikmah mengatakan...
on 

MAs ricky saya sudah hampir 4 bulan ikut program afiliate, berdasar statistik sudah banyak yang berkunjung ke program afiliate itu, giman ya caranya agar dapat segera terjadi transaksi, apa harus ditawarkan secara direct kepada orang2 gitu atau gimana ? mungkin punya cara yang jitu . trims

Untaian Hikmah mengatakan...
on 

O.. ya gimana ya caranya dapat template bagus seperti blognya mas risky ini ?

Ricky mengatakan...
on 

@Untaian Hikmah: Direct selling adalah salah satu pilihan yang bisa anda lakukan pak. Kalo saya sendiri jarang sekali melakukannya, karena metode yang saya gunakan untuk prospek adalah pendekatan nilai 'CR' dan follow up. Pernah saya ulas pada artikel affiliate kaki lima bag.2, silakan baca pak.

Terimakasih pak, saya menggunakan template milik kang rohman. bapak bisa cari disini .
Terimakasih sudah berkunjung

Keep Spirit

Ricky
Businessman

Hill mengatakan...
on 

bagus sekali artikelnya, ini memberikan pemahaman yang benar cara menjadi affiliate marketer yang baik, di tengah badai promo n sales letter yang begitu bombastis,mudah2n semakin banyak yang baca artikel ini,

sekalian minta ijin saya akan link artikel ini di blog saya

sekalian titip link :)

http://warung-bisnis-online.blogspot.com

Ricky mengatakan...
on 

@Hill : terimakasih mas hill, mengenai sales later bombastis selama tulisan itu sesuai dengan kenyataan saya rasa tidak masalah mas...tapi kalo sales later yang ditampilkan merupakan kebohongan baru masalah mas.

Silahkan mas, terimakasih atas link nya..
Link titipannya tidak fungsi, coba diulangi lagi yang lengkap mas.

salam sukses

bisnis internet mengatakan...
on 

Seorang pebisnis dituntut untuk tahu kapan ia harus menjual dan disaat seperti apa harus memberi.

Ricky mengatakan...
on 

@bisnis internet: pendapat yang bijaksana. Terimakasih :)

Posting Komentar

UNTUK KEMAJUAN DUNIA INTERNET MARKETING DI INDONESIA, TERIMAKASIH

←   →
 

Copyright © 2009 by PELUANG BISNIS | BISNIS INTERNET | BISNIS ONLINE TANPA RIBET