Afiiliate Kaki Lima



...sebutlah judul diatas sebuah fenomena nyata yang sedang merambah dunia maya...

Bisnis Kaki Lima. Kita semua tahu bahwa itu adalah sebutan bagi jenis bisnis yang menjalankan aktivitas usaha di trotoar pinggir jalan. Yap..Itu jika kita berbicara dalam lingkup bisnis konvensional..Lalu apa hubungannya dengan bisnis on-line adakah jenis kaki lima didalam bisnis on-line ?.

Key sobat..bila kita bicara bisnis kaki lima di dunia maya, maka program2 afilliasi yang tidak masuk dalam program Affiliate Program Provider atau Jaringan Affiliate, seperti : Clickbank, Amazon, PayDotCom, CJ, ClickBooth, Paydotcom, dll. bisa dikategorikankan sebagai bisnis afilliate kaki lima, in-house afilliate, afilliate rumahan, dsb, tapi saya pribadi lebih suka menyebutnya dengan istilah Kaki Lima.
Kenapa afilliate kaki lima?, karena jenis program affiliate seperti ini digerakan secara mandiri oleh merchant/pemilik produk atau tidak ada pihak lain yang ikut terlibat dalam sistem operasional usaha.

Ada sedikit perbedaan dengan program affiliate yg masuk dalam Affiliate Program Providers seperti -Amazon.com, clickbank.com, dll- yaitu pada program affiliate seperti ini, kita sebagai afilliate tidak perlu terlalu khawatir pada semua hal yang berhubungan dengan komisi. Karena, sistem pembayaran sebagian besar bisnis jaringan seperti ini dijalankan oleh pengelola program jaringan tersebut. Kalau pun yg membayar bukan pengelola program jaringan, setidaknya baik merchant maupun afilliate mempunyai tempat pengaduan jika sampai ada kecurangan2 seperti komisi tidak di bayar, produk tidak dikirim, pembeli illegal, dsb.

Lalu bagaimana program affiliate kaki lima ?,Apakah aman menjalankan bisnis seperti ini ?..

Hmm, rasanya agak sulit untuk memastikan keamanan jenis bisnis internet seperti ini, karena pola yang digunakan pada bisnis ini adalah kepercayaan, tapi paling tidak ada beberapa Tips dalam memilih program Affiliate Kaki Lima yang bisa dipraktekan bagi anda yang tertarik, antara lain :

1.Carilah produk afilliasi kaki lima yang cocok dengan minat/keahlian anda, caranya kunjungi search engine google lalu ketikanlah ‘jenis produk yang ingin anda jual+afilliasi’, contoh bisnis internet+afilliasi. Kunjungi salah satu situs yang ada disitu (carilah situs yang menampilkan halaman utama pada search engine & lewati situs yang melalui halaman iklan) kemudian baca dan lihatlah apakah situs tersebut menjalankan sistem afilliasi atau tidak (jika ya biasanya terdapat link afilliate, reseller atau associate), bila tidak maka anda bisa meneruskan pencarian pada halaman situs yang lain.


2.Riset produk, yang akan dijual, apakah berbentuk nyata (gitar, raket, helm, dll) atau tidak nyata (informasi,domain,hosting,dll). Anda bisa membaca penjelasan jenis produk yang dijual pada situs tersebut. Saat ini para internet marketer di Indonesia lebih mereferensikan untuk menjual produk informasi. Karena selain komisinya besar 25-75 %, jenis pilihan produknya pun lebih bervariasi. (di Indonesia masih sangat jarang jenis produk nyata yang dipasarkan dengan menggunakan sistem afilliasi).

3.Popularitas, kita bisa melihat popularitas sebuah situs afilliate dari jumlah halaman web yang pernah menulis atau mereferensikan situs tersebut. Dalam kasus ini makin banyak halaman web yang pernah menulis atau mereferensikan sebuah situs, itu berarti kredibilitas dan reputasi situs tersebut sudah teruji. Bagaimana cara melihat popularitas sebuah situs ?, anda bisa kunjungi searc engine google (gunakan co.id bila anda ingin melihat situs afilliasi yang berasal dari Indonesia) ketikan “www.nama situs.com”. contoh : formulabisnis.com. Anda juga bisa juga menggunakan search engine lain.


4.Pelajarilah secara mendalam sistem pembayaran komisi afiliasi situs tersebut. Berapa persentase yang anda terima?, dibayar secara langsung, cek atau melalui agen pembayar seperti Paypal,dll?, sistem pembayaran komisi menggunakan komisi satu tingkat, dua tingkat atau lebih, atau mungkin komisi berkala ?.

5.Referensi, saya lebih memprioritaskan affiliate kaki lima yang direferensikan oleh seorang saudara,teman atau setidaknya orang yang kita kenal. Akan tetapi ada baiknya cara seperti ini juga perlu riset kecil-kecilan lagi seperti cara diatas.

6.Conversion Rate. Jika anda bisa mendapatkan informasi berapa ‘CR’ produk afilliasi yang ingin diikuti itu lebih baik, karena ini akan sangat memudahkan untuk langkah selanjutnya (tetapi untuk mendapatkan informasi semacam ini biasanya sulit, hanya ‘malaikat’ yang mau memberinya :).

Saat ini, bisnis affiliate kaki lima yang ada di Indonesia kebanyakan sudah menggunakan script dimana pembeli mentransfer pembayaran langsung ke 2 rekening, yaitu ke rekening pengelola dan rekening affiliatenya. Dengan cara ini dapat meminimalisir kecurigaan affiliate yang khawatir komisinya tidak di bayar oleh merchant. Tetapi masih banyak juga merchant yang menangani sendiri seluruh pembayaran komisi kepada affiliate, dengan pola pembayaran yang berbeda-beda.

Oke sobat, apakah kalian setuju bila saya katakan ada satu perbedaan mencolok antara Bisnis Afilliate Kaki Lima dengan Bisnis Kaki Lima Konvensional, yaitu dalam Affilliate Kaki Lima seorang afilliate tidak akan pernah menghadapi adanya Pungutan Liar dan Petugas Satpol PP :(. Bagaimana pendapat kalian tentang fenomena ini kawan ?

*Update :

Bila anda ingin mempelajari tentang bisnis afilliate kaki lima, coba saja kunjungi geniusbiz mungkin bisa menemukan informasi yang bermanfaat.

Besambung ke affiliate kaki lima (bag.2).

Saya Ricky, terimakasih dan sampai jumpa pada artikel selanjutnya...


Comments :

49 komentar to “Afiiliate Kaki Lima”

Umar Puja Kesuma, S.Pd. mengatakan...
on 

Artikel yang menarik Mas Ricky. Begitu pula tips-tips yang diberikan untuk menentukan afiliate yang kredibel, sangat bermanfaat.

langsung menjawab pertanyaan anda di akhir posting. Sepertinya saya sepakat dengan pendapat anda. Itu adalah salah satu perbedaan antara affiliate Kaki Lima dengan Pedagang Kaki Lima. Gak tahu kenapa, mungkin pemerintah pada gaptek teknologi makanya alergi memberikan ranah hukum pada dunia maya. Ada sih, UU nonmor 11 tahun 2008, tapi sepertinya belum menyentuh Affiliate Kaki Lima ini. YLKI juga gitu, masih belum kepikiran sedikitpun. Btw, yang jelas semoga para Affiliate tersebut bergerak pada jalur yang benar saja. amin

KLIK BISNIS GURU : Referensi Bisnis Online dan Info Pendidikan

Ardy Pratama mengatakan...
on 

tmbhan sdkit dari saya, kalau mnjadi afiliate di PayDotCom cari produk yg mnydiakan tools buat promosi. Krena bhasa mnjdi kndala sbgian psar para affiliate. Ada baiknya cari produk yg mmiliki tool promosi.

Kalu untk affiliasi baiknya kita mmpunyai list. Krena kita tau sndiri, pnglman dari intrnet marketer snior mngktakn LIST=ASET.

Artikel yg sngat mnarik, slam kenal

Joko Susilo mengatakan...
on 

Menarik sekali istilah affiliate kakilima Mas Ricky. Betah membacanya sampai selesai.
Sukses buat Mas Ricky!

Ricky mengatakan...
on 

To :
@umar :Terima kasih komentarnya, benar mas memang dalam bisnis dunia maya di Indonesia saat ini masih kurang sekali perhatian pemerintah untuk masalah perlindungan bagi pengusaha & konsumen. Semoga melalui mas umar kedepan kita bisa memiliki UU yang melindungi para pengusaha&konsumen didunia maya, amien. Sedangkan untuk pedagang kaki lima memang masih merupakan fenomena pro&kontra yang tak ada henti selama ekonomi dinegara kita masih seperti ini :)

@Ardhy : Terima kasih atas sarannya yang sangat bermanfaat, sedikit tambahan bahwa tidak semua jaringan afilliate dunia mau menerima afilliate asal Indonesia, salah satunya setahu saya clickbank.com.Semoga kedepan kita semua bisa memperbaiki citra internet marketers indonesia dimata dunia, amien.

@Joko Susilo : Terima kasih pujiannya pak, saya masih harus banyak belajar menulis dari bapak.

Sumartono mengatakan...
on 

Jalan-jalan mas, sudah beberapa artikelnya saya baca. Sungguh menambah wawasan.
Oh ya, makasih ya linknya. Sudah saya tulis balik juga.

Mas Ricky tinggal di Purwokerto ya. Saya Cilacap, tapi sejak lulus SMP tinggal di Jakarta sampai sekarang. Salam.

yanuar mengatakan...
on 

wah dapat ilmu baru lagi nich dari mas ricky, makasih mas, berguna sekali bagi saya yang newbie nich..

sukses selalu ya

Ricky mengatakan...
on 

To :
@ Sumartono : terima kasih kunjungannya diblog saya mas, maaf sampe ga suguhin apa" nih :).Wah, saya kebalikannya mas sumartono nih, besar dijakarta trus semenjak kuliah sampe sekarang di purwokerto. salam.

@ Yanuar : Terima kasih atas pujiannya, lah wong saya juga banyak belajar dari sampeyan mas. salam sukses.

syahru tetepsemangat mengatakan...
on 

mas kemaren saya dapet e-mail dari guru saya, katanya seperti ini" sepertinya anda beruntung dengan win-win returen yang anda dapat tetapi anda tidak sadar bahwa prospek yang anda bawa, misal dari 1000 orang pengunjung dengan konversi 2% anda dapet untung 2jt misalnya terus yang 800 prospek anda hilang begitu saja di telan angin" nah ana minta saran dari mas bagaimana mengumpulkan 98% calon prospek yang tidak beli ?...mohon sarannya...

Ricky mengatakan...
on 

Wah saran gurunya boleh jg tu mas, boleh dong kpn" saya ikut belajar juga :)

Begini mas syahru, menurut saya tergantung konsentrasi apa yang sedang kita jalankan dan apa tujuan kita kedepan. Bila fokus kita hanya untuk menjalankan bisnis afiliasi untuk saat ini dan kedepannya, maka pengunjung yang datang kita arahkan untuk bergabung, dengan harapan kita mendapatkan komisi dari produk yang kita jual. Setelah berhasil disatu produk kita bisa kembangkan untuk menjual produk lain lagi, sehingga komisi kita akan berlipat ganda dari 2 jenis produk. Dan seterusnya kita kembangkan bisnis kita dengan cara seperti itu. Satu kelemahan bisnis seperti ini yaitu selamanya kita hanya memasarkan produk orang lain. (ini banyak dilakukan dalam bisnis jaringan afilliate)

Tetapi jika kita menjalankan sistem afiliasi dengan tujuan suatu saat ingin membuat produk sendiri, maka komunikasi dengan prospek 2% yang sudah bergabung dan 98 % yang belum bergabung bisa terus kita jalin (karena kita juga memiliki data mereka), sehingga bila suatu saat kita mempunyai produk sendiri akan lebih mudah untuk menawarkannya. Tetapi yang jadi pertanyaan, apakah kita sanggup menjalin komunikasi satu persatu dengan 100 % prospek yang kita miliki? :), saya rasa jarang afilliate yang melakukan ini. Sebagian besar afilliate hanya menjalin komunikasi dengan prospek yang sudah gabung menjadi downline saja. Selebihnya mereka lebih baik mencari lagi prospek yang lain, karena pasar didalam bisnis dunia maya sangat luas dan tidak terbatas sehingga hanya sekedar mencari prospek bukanlah hal yang terlalu sulit, bila kita sudah mengetahui caranya.

Lain hal bila kita sudah mempunyai produk sendiri, setiap pengunjung yang datang dan mengisi kolom registrasi maka selamanya sudah menjadi prospek otomatis kita, karena melalui autoresponder data mereka bisa kita simpan dan setiap saat kita bisa memberi informasi by email kepada mereka secara bersamaan, tapi dengan catatan nama kita disimpan dalam daftar nama email mereka. Jika tidak sama saja toh, setiap info yang kita kirim akan masuk dalam daftar SPAM/bulk mereka :)

Kurang lebih seperti itu mas syahru, semoga jelas dan bisa dimengerti. Atau ada yang tidak setuju dan mau menambahkan komentar saya ?,silahkan..kita sama" belajar

Jamal mengatakan...
on 

Salam kenal mas,
Artikelnya menarik mas, jadi bisa menambah wawasan, dan tentunya menambah ilmu untuk lebih kreatif dalam berbisnis Affiliate kaki lima

Salam sukses mas

Mas Hengky mengatakan...
on 

setuju dengan nomor 4 mas.. belajar dan belajar itu perlu sebelum action!

Ricky mengatakan...
on 

@ Jamal : Terima kasih kunjungannya mas jamal, semoga dapat bermanfaat.

@ Mas Hengky : Terima kasih mas, memang langkah yang paling baik dalam memulai bisnis yaitu pelajari terlebih dahulu semua bidang yang ingin kita geluti.

ariesvio mengatakan...
on 

Wah blognya keren bisa belajar disini ya
Salam kenal..
saya setuju buanget...apalagi yang nomor 4...kita perlu cermat
jangan lupa waktu adalah uang....

Ricky mengatakan...
on 

@ ariesvio : terimakasih telah berkunjung. memang benar mas saat ini prinsip hidup "waktu adalah uang" harus kita pegang teguh untuk menghadapi persaingan yang makin ketat.

-salam sukses-

Tom mengatakan...
on 

Bener bener, ikut ngeramein komentar nih.

Handoko mengatakan...
on 

Sip banget artikelnya mas..Sangat membantu saya untuk mengembangkan
BLOG PROGRAM AFILIASI
Thanks.

Salam Sukses,

Handoko Tantra

Ricky mengatakan...
on 

@Handoko : Terima kasih kunjungannya, terus berjuang untuk "Blog program Afiliasi" nya mas

madhysta mengatakan...
on 

saya sedang belajar dan baru mempelajari tentang bisnis afiliasi, sampai saat ini belum merasakan hasil dari bisnis afiliasi, mungkin perlu banyak belajar dari Mas Ricky dan juga mas-mas lain. Tapi yang saya rasakan, bisnis semacam afiliasi yang saya jalankan di dunia nyatapun (percaloan/keagenan) sering saya tersandung, apa memang ga bakat yah....

Zamahsari mengatakan...
on 

Good mas.. Tips yang mantap untuk ikutan Affiliate program.. Dan istilahnya itu lho Kaki lima. KerennnnnBlog Bisnis Online

Ricky mengatakan...
on 

@madysta : wah kita sama" belajar mas madysta, sebenarnya ilmu yang dipakai dalam bisnis afililiasi on line atau off line sama saja mas. Yaitu ilmu marketing/penjualan, sebanya-banyaknya kita cari prospek lalu kita lakukan pendekatan dengan cara follow-up, tata cara follow-up sudah pernah dibahas oleh mas ARIF MAULANA silakan dibaca. setahu saya rumus bakat itu : kemauan+usaha, maka itu galilah bakat mas madysta dari kemauan dulu lalu tindaklanjuti dengan action..oke :)
-salam istimewa-

@Zamahsari : terimakasih kunjungannya mas, kaki lima memang suatu fenomena yang sedang ramai diperbincangkan saat ini.Dan saat ini fenomena tersebut ternyata sudah merambah kedunia maya juga, dengan adanya bisnis afiliasi ini mas :)
-salam sukses-

Obralan lepas mengatakan...
on 

Postingan yang bagus dengan istilah yang menarik,, paling tidak bisa membuka mata bagi mereka yang belum mengerti akan hal ini,,

yups,, salam manis dari saya,,,

Ricky mengatakan...
on 

@obrolan lepas: terimakasih atas pujiannya, semoga dengan bisnis affiliate ini bisa memperbaiki kondisi perekonomian bangsa kita..

-salam istimewa-

Ardy Pratama mengatakan...
on 

sbnernya teknik diatas baik dgunakan jika kita mncari program affiliate di luar negeri, soalx bner kta mas Ricky, affiliate di Indoensia msih jrang.. Itulah knpa sya msih fkus di affiliate luar, klo affiliate lokal sya biasax jd affiliate bbrpa orng tmen internet mrketer Indonesia...

Ricky mengatakan...
on 

@Ardy Pratama: terima kasih kunjungannya mas, memang bisnis internet marketing adalah sesuatu yang sangat baru diindonesia, kita semua berharap dengan makin bertambahnya pengguna internet setiap tahunnya bisa berimbas dengan makin beragamnya jenis bisnis didunia maya ini, salah satunya yaitu affiliate marketing.

Bambang Nugroho mengatakan...
on 

post yang sangat membantu bagi pemula,mas ricky bagaimana caranya kita bisa membantu usaha kredit menengah bangsa kita menuju goes international ,biar ga cuman product dari luar aja yang membanjiri indonesia,
salam kenal,
BN wong cerbon

Ricky mengatakan...
on 

@Bambang Nugroho : Terima kasih atas kunjungannya, wah sampeyan ternyata punya cita" yang sangat mulia pak.
Saya rasa untuk membantu usaha kredit menengah lokal bisa goes internasional dibutuhkan modal yang tidak sedikit pak. Tapi dengan konsep yang matang dan lengkap, meski sulit tapi mungkin bisa dicoba dengan mengajukan kerjasama dgn bank-bank milik pemerintah, apalagi saat ini kebijakan pemerintah kita sedang menggalakan peningkatan ekonomi rakyat pada sektor mikro melalui pinjaman" lunak.

-salam sukses-

Ardy Pratama mengatakan...
on 

oh ya, tmbhan lagi nih mas ricky... Klo di CB emang blum bisa mnerima affiliate dari Indonesia tpi kita bisa menyewa virtual office. Ya baiknya untk awal2 main di PDC dulu aj, bner gak mas? :)

dian mengatakan...
on 

betul sekali..tetapi kita juga harus punya amunisi atau senjata dan berani berkorban waktu dan uang untuk berhasil di bisnis ini. tul ga?

seperti yg kita tahu mas,,
banyak orang mulai menyadari bahwa internet merupakan cara baru menghasilkan uang.

Namun banyaknya persaingan akhirnya para pengusaha ramai2 belajar dan mengikuti seminar bagaimana cara mempengaruhi konsumen agar membeli produk anda.

mereka mulai belajar rahasia Ninjafar. yaitu teknik dan strategi yang telah terbukti dalam mempengaruhi siapa pun.

download ebook Ninjafar
klik link dian diatas

Ricky mengatakan...
on 

@ Ardhy: Trims atas masukannya mas, tul sekali bagi pemula bila ingin mencoba bisnis affiliate provider baiknya memang terlebih bermain di situs" yang sudah pasti menerima affiliate asal indonesia, yah itung" meminimalisir resiko :). O ya tambahan bagi teman" yang ingin mencoba bisnis affiliate provider tapi tidak mempunyai credit card utk verifikasi pay pal bisa mernggunakan jasa VCC Indonesia milik mas hengki, silahkan kunjungi di:
http://www.vcc-indonesia.com/?ref=ricky_nova

semoga membantu

-salam sukses-

Ricky mengatakan...
on 

@Dian: Pengorbanan adalah langkah awal menuju kesuksesan, saya sepakat dengan mba dian. oke langsung ke TKP

Fadly Muin mengatakan...
on 

label kaki lima bikin saya mesem2 mengagumi kreatifitas anda dalam menyikapi realitas bisnis internet pada umumnya.

semua tips2 yang Mas Ricky paparkan, semakin menambah pengetahuan saya tentang bisnis internet... sangat bermanfaat mas Ricky...

Ricky mengatakan...
on 

@Fadly muin: Wah sampeyan ini bisa saja mas, terimakasih atas pujiannya..Saya masih harus banyak belajar dari mas fadly toh.

-salam sukses-

aruta mengatakan...
on 

lengkap bgt neh infonya...bermanfaat buat saya yang mau bermain affiliate

Ricky mengatakan...
on 

@aruta: terima kasih atas kunjungannya, semoga berhasil dengan bisnis affiliatenya ya :)

LINGGAWATI SAPUTRA mengatakan...
on 

Wah, artikel yang sangat menarik. Judulnya saja sudah membuat penasaran, kirain kaki lima betulan hehehe. Memang benar, kredibilitas sebuah afiliasi harus kita teliti terlebih dahulu sebelum bergabung, karena kita sebagai affiliate marketer merupakan ujung tombak yang berhubungan lgs dengan calon customer. Kalau salah pilih ya bisa berabe. Salam sukses ya Mas Ricky!

Ricky mengatakan...
on 

@Linggawati: Terimakasih sudah berkunjung mba lingga, yup itulah salah satu tantangan untuk mengikuti program affiliate kaki lima. Karena bila langkah pertama kita sudah salah memilih produk, maka selanjutnya akan menjadi sebuah resiko untuk memasarkan produk tersebut. Itulah mengpa perlunya sebuah riset untuk memilih produk afiliasi yang berkualitas, agar kita bisa memimalisir sebuah resiko kedepannya.

-salam succses juga ya mba-

fahmi mengatakan...
on 

Artikel menarik.

Patut dicoba neh, mohon informasiY dari suhu2.

Ricky mengatakan...
on 

@Fahmi: silahkan mas, semoga bermanfaat. Ayo kita sama-sama belajar :)

bisniskita mengatakan...
on 

Thanks Mas Ricky... Hari ini saya dapat lagi satu ilmu yang baik dan sangat berguna buta saya... Semoga semakin banyak orang-orang yang baik seperti Mas Ricky yang mau berbagi ilmu dengan IKHLAS Aminnn...

Sukses Selalu Mas.


Nandar

Ricky mengatakan...
on 

@bisnis kita: sama-sama mas, semoga bermanfaat.

salam sukses

bisnis internet mengatakan...
on 

Tips yang menarik mas, dan istilah kaki lima nya boleh juga tuh :)

Ricky mengatakan...
on 

@bisnis internet: ok mas, terimakasih sudah berkunjung. salam sukses.

QQ mengatakan...
on 

makasih mas...... coba ntar di coba dulu... belum pernah mencoba soalnya

Ricky mengatakan...
on 

@QQ: Silakan...

fuad mengatakan...
on 

nambah ilmu baru ni mas, klu boleh tau bisnis affiliatife tu menjanjikan gak? soalnya q baru pemula dan blm banyak tahu tentang afiliative,makasih taz infoy, meski blm bisa tp tetep usaha. cayoo bt mas ricky

Ricky mengatakan...
on 

@fuad: kalo menurut saya menjanjikan mas, setidaknya bisa dilihat dari perkembangan jenis bisnis ini di pasar lokal terus mengalami peningkatan. Selain itu affiliate marketing juga bisa dikatakan jenis profesi yang sangat digemari marketer.
cayoo juga buat mas fuad :)

ANGKASABIZ mengatakan...
on 

salam kenal bang, trim infonya sangat bermaanfaat tapi ada sedikit petanyaan di kepala saya dimanakah meletakkan iklan yang tepat? pada web khusus kah? atau di blog? karena kalau di pasang di blog terlalu banyak mungkin apa tidak blog kita dianggap blog iklan.

salam sukses

Ricky mengatakan...
on 

@ANGKASABIZ: Halo, pemasangan iklan dimana saja baik. Prinsipnya semakin banyak menyebar iklan, semakin besar kemungkinan hasilkan kunjungan dan prospek.

Untuk pemasangan iklan di blog gunakan saja space sewajarnya, jika tidak ingin terlalu banyak space untuk iklan banner anda bisa merollingnya. Untuk lebih jelas silakan baca artikel Script Banner Ads Rotator

sprei murah mengatakan...
on 

thank you very helpful and really good info

Posting Komentar

UNTUK KEMAJUAN DUNIA INTERNET MARKETING DI INDONESIA, TERIMAKASIH

←   →
 

Copyright © 2009 by PELUANG BISNIS | BISNIS INTERNET | BISNIS ONLINE TANPA RIBET