
Setelah sempat sedikit saya ulas pada artikel
Apa Itu Hosting ?, bahwa secara garis besar domain bisa dikatakan nama sebuah situs di internet, contoh
affiliatebussiness.com. Sedangkan menurut
wikipedia.org domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server dijaringan-jaringan komputer ataupun internet. Fungsi utama dari domain adalah untuk mempermudah pengguna internet pada saat melakukan akses ke server tertentu. selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai IP address.
Sebelum lebih jauh, terlebih dahulu kita kita uraikan bagaimana alur kerja nama server komputer berbasis IP address sampai akhirnya bisa berubah menjadi kombinasi huruf yang kemudian menjadi nama domain…
Didalam internet, proses sebuah website sampai bisa diakses oleh para pengguna internet biasanya memiliki 3 komponen dasar yaitu, nama domain, konten dan hosting. Internet sendiri terdiri dari jutaan komputer sebagai host yang tersebar di seluruh dunia dan kesemuanya saling berhubungan melalui suatu protokol standar yang disebut
TCP/IP (
Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Agar host-host tersebut bisa saling berhubungan dengan setiap komputer yang terhubung dengan jaringan internet, maka diperlukan sebuah sistem peng-alamatan sendiri yang tidak boleh sama antara yang satu dengan lainnya. Sistem peng-alamatan inilah yang kita kenal dengan dengan istilah IP address, yaitu deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet (*
sumber wikipedia.org).
Meskipun sistem peng-alamatan IP address cukup handal, tapi pada prakteknya akan sulit bagi seseorang untuk mengingat kombinasi angka dalam jumlah yang banyak. Maka solusi yang paling tepat adalah mengasosiasi angka-angka dalam IP address tersebut menjadi kombinasi huruf yang membentuk sebuah nama. Nah, nama host sebagai pengenal di internet inilah yang akhirnya kita kenal sebagai nama domain. Sedangkan sistem peng-alamatan berbasis domain disebut
Domain Name Sistem (DNS).
Dalam penamaan sebuah host kita mengenal istilah TLD (Top Level Domain), merupakan rujukan kepada huruf-huruf terakhir setelah tanda titik dalam sebuah nama domain. gTLD (
generic top-level domain) Internasional yang paling populer di dunia adalah TLD .com, sedangkan selain .com ada beberapa gTLD yang sudah dikategorikan TLD internasional misalnya :
.com = commercial
.edu = education
.org = organization
.info = information
.net = network
.biz = bisnis
.org = organization
.coop = koperasi
.news = news
dsb
Selain TLD Internasional ada juga TLD lokal atau negara yang biasa disebut ccTLD (
country code top-level domain), yaitu TLD yang mencakup suatu negara tertentu, misalnya .id untuk Indonesia, .my untuk Malaysia, .uk untuk Inggris, dsb.
Pengelolaan TLD Internasional berada dibawah naungan
ICANN, yaitu sebuah perusahaan internasional yang berwenang menangani penamaan berkaitan dengan alokasi IP address. Sedangkan untuk sebuah ccTLD ditetapkan oleh ICANN akan tetapi pengelolaannya di serahkan kepada lembaga yang ditunjuk Negara tertentu.
Setiap nama domain yang ada didunia tidak ada yang sama, jadi satu nama domain hanya didaftarkan oleh satu pemilik saja. Akan tertapi satu nama bisa didaftar pada beberapa TLD atau ccTLD. Misalnya bisnis.com, bisnis.net, bisnis.org, dsb. Jadi banyak orang menganggap bahwa nama domain bisa dijadikan sebuah asset yang berharga.
Bayangkanlah domain dengan nama
Toys.com yang dengan harga beli berkisar antara $10 s/d $35 bisa terjual dengan harga $5.100.000 atau setara dengan Rp. 51 Milyar (jika $1 = Rp.10 ribu) pada tahun 2009. Maka itu tidak sedikit pengguna internet atau pelaku
bisnis online yang menyimpan nama domain yang dianggap berpotensi bisa memberikan benefit ke depan.
Silahkan kunjungi
Hosting Ceria.com salah satu contoh penyedia layanan hosting dan domain.
Kesimpulan :
1. Domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer.
2. Satu nama domain hanya bisa digunakan oleh satu pemilik.
3. Sistem pengalamatan berbasis domain dinamakan Domain Name Server (DNS).
4. Rujukan kepada huruf-huruf terakhir setelah tanda titik dalam sebuah nama domain dinamakan TLD (Top Level Domain).
Ok sobat, hanya itu dulu yang ingin saya sampaikan. Semoga bermanfaat...
Best Regards,

P.S : Sebagian penjelasan diambil dari
www.indoglobalweb.com